Dimana Jodoh Saya


Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam kenal. Saya pria dari Jember mau tanya nih. Usia saya sudah
hampir 32 tahun dan masih membujang sampai sekarang. Selama ini saya
sudah coba cari jodoh ke sana kemari tapi kayaknya belum dapat-dapat
juga.

Meski Allah melarang hamba-Nya berputus asa namun boleh
dikatakan saya sudah cukup lelah mencari jodoh. Feeling saya bahkan
bilang jika saya akan membujang seumur hidup. Beberapa waktu lalu saya
sempat search di internet mengenai gaya hidup selibat. Di Islam
sepertinya gaya hidup ini dilarang namun kalau tidak salah ada
sempalan tariqah yang menghalalkan selibat yang kalau tidak salah
namanya darwis.

Saya ingin tahu kira-kira di mana alamat atau lokasi
pusat tariqah ini berada? Saya ingin mengetahui info lebih banyak lagi
mengenai selibat ini. Terima kasih.
Wassalam.

Jawaban:
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS An Nuur : 32)

Ass.Wr.Wb

Setiap kita yang telah masuk dalam katagori baat (mampu memberikan nafkah) disunnahkan untuk segera menikah kecuali yang belum mampu, sebagaimana sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud r.a, bahwa Nabi SAW pernah bersabda kepada kami, “Wahai para pemuda barangsiapa yang telah mampumenikah diantara kalian, maka menikahlah, karena sesungguhnya kawin itu lebih menundukkan pandangan dan lebih membentengi kemaluan, dan barang siapa yang tidak mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa, karena sesungguhnya puasa sebagai perisai (HR. Bukhori & Muslim). Firman Alloh SWT “Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya….. “ (QS An Nuur : 33)

Pada saat yang bersamaan Islam membenci orang yang sudah memiliki kemampuan, namun tidak segera menikah hanya dalam rangka ingin lebih mendekatkan diri pada Alloh SWT. Dalam salah satu hadits yang diterima dari Anas bin Malik, Rosululloh SAW bersabda “ …..Sungguh saya adalah orang yang paling takut diantara kalian kepada Alloh dan yang paling bertakwa diantara kalian kepadaNya, namun saya berpuasa dan juga berbuka, saya mengerjakan shalat dan juga tidur, dan juga menikahi perempuan, maka barang siapa yang membenci sunnahku (pola hidupku), maka ia bukanlah termasuk golonganku. (HR. Bukhori dan Muslim)

Memang memilih pasangan hidup tidak semudah kita memilih menu makanan, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan sebagaimana disebutkan dalam hadits yakni : wanita dinikahi karena Agamanya, Kecantikannya, Nasab keturunannya dan Harta kekayaannya.
Memang akan terasa ideal jika kita menetapkan keempat kriteria tersebut untuk calon pasangan kita, akan tetapi sangat sedikit wanita yang bisa memenuhi keempatnya, sehingga tak jarang pencarian terhadap wanita ideal seperti ini akan menimbulkan kebosanan dan “kelelahan” sebagaimana yang anda rasakan saat ini, maka cukuplah kita mengikuti anjuran Rosululloh SAW agar kita memilih wanita karena agamanya.

Dalam rangka tolong menolong untuk kebaikan dan Taqwa, saya bersedia membantu mencarikan calon pendamping jika anda tidak keberatan, silahkan kirim biodata lengkap disertai foto terakhir via email ke gus.wan@yahoo.co.id sekaligus kriteria wanita yang diharapkan sebagai calon pasangan hidup dalam bersinergi meraih ketaqwaan pada Alloh SWT, mudah-mudahan melalui jalan ini dan do’a yang anda panjatkan, dalam tempo tidak terlalu lama pasangan hidup segera didapatkan. Amien

Adapun alamat kelompok tarekat yang mengajarkan hidup selibat di Jakarta, saya juga tidak mengetahuinya dan tidak akan saya habiskan waktu saya untuk mencari tahu tempat/pusat kegiatan kelompok tersebut, karena sudah pasti kelompok semacam ini adalah kelompok yang meyimpang dari ajaran yang di sunnahkan baginda nabi SAW, dan ketika kita mengikuti ajaran yang menyimpang pasti hanya kehinaan yang akan kita rasakan didunia dan penyesalan di Akhirat. WALLOHU A’LAM

WABILLAHI TAUFIQ, WA SHOLLALLOHU ’ALA NABIYYINAA MUHAMMADIN WA ’ALAA AALIHII WA SHOHBIHI. (guswan)

Wass.Wr.Wb

About Bimo

Pelajar hari ini pemimpin esok hari

Posted on 5 February 2010, in Konsultasi and tagged . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. assalamualaikum…
    salam kenal dari saya

  2. walaikumsalam,,,,,
    yoa slm knal jg:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: