Pernikahan Beda Agama


Assalammualaikum WrWb.ustadz saya mau menikah tapi ada dua cowo pilihan,sebenarnya saya lebih cinta sama cowo pilihan saya tapi sayang beda agama,sedangkan cowo yang kedua, saya tidak cinta tapi itu pilihan orang tua saya,yang mau saya pertanyakan.apa hukumnya menentang agama dan perintah orang tua saya karna saya lebih memilih cowo pilihan saya sendiri.

Jawaban:

Jawaban:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka;maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkanNya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS Al Mumtahanah 10)

Ass.Wr.Wb

Sebagai orang Islam kita senantiasa terikat dengan ketentuan Hukum Syara’ termasuk didalamnya tentang pernikahan. Alloh SWT sebagai Pencipta yang Maha Mengetahui kemashlahatan hambaNya, telah menerangkan kepada kita tentang larangan seorang muslimah menikah dengan dengan orang kafir baik dari kalangan ahlul kitab (yahudi & Nashrani) maupun dari kalangan kaum musyrik (hindu, budha, shinto, konghucu, atheis, dsb) sebagaimana firmanNya “Mereka (wanita-wanita muslimah) tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka” (QS Al Mumtahanah 10). Jika pada saat ini anda merasa jatuh cinta pada pemuda kafir dan menolak untuk dijodohkan oleh orang tua padahal pemuda pilihan orang tua adalah muslim dengan alasan tidak mencintainya maka ketahuilah bahwa hal ini mengada-ada, karena cinta hakiki hanya ada setelah pernikahan adapun sebelum pernikahan adalah cinta palsu alias nafsu.

Kalau kita mau jujur maka sebenarnya cinta akan tumbuh karena adanya interaksi dan pengorbanan, maka tidak pernah ada cerita dimana seseorang yang sudah diikat pernikahan tidak ada cinta antar mereka, lihatlah kakek dan nenek kita dulu, umumnya mereka menikah karena dijodohkan dan umumnya mereka juga berpisah alamiah (karena salah satunya meninggal dunia) dengan kata lain pasangan karena perjodohan justru lebih awet. Lihat juga bagaimana jaman kita sekarang, mereka betah berlama-lama pacaran namun setelah memasuki pernikahan hanya berusia seumur jagung. Inilah fakta bahwa sebenarnya cinta hakiki hanya ada dalam pernikahan, ada pepatah jawa yang mungkin sering kita dengar “Witing Trisno Jalaran Soko Kulino” yang maknanya kurang lebih pohon cinta itu tumbuh dari kebiasaan (bersama dan berbagi), dan saya telah membuktikan hal ini.

Jika anda memaksakan sikap anda untuk memilih pendamping pemuda kufur, maka pernikahan anda dianggap tidak pernah ada sehingga berkumpulnya anda sebagai suami istri dengan pemuda tersebut akan menjatuhkan anda pada perzinahan setiap saat (na’udzubillah), ini berarti anda telah melakukan penentangan secara nyata terhadap perintah orang tua dan hukum Alloh SWT, yang hukumnya adalah harom (terlarang mutlak). Adapun konsekwensi melakukan keharoman jelas adalah dosa yang akan mengkibatkan kesengsaraan hidup didunia dan diakhirat. Sengsara didunia karena pasti perjalanan hidup anda tidak akan berkah minimal orang tua dan kerabat anda akan antipati, sengsara diakhirat karena pasti akan diadzab dalam neraka (kecuali bertaubat dan Alloh ampuni).

Sebagai gambaran kehidupan penduduk neraka simaklah apa yang diterangkan oleh Alloh dan RosulNya dalam nash-nash berikut :

“Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?. Banyak muka pada hari itu tunduk terhina. Bekerja keras lagi kepayahan. Memasuki api yang sangat panas (neraka). Diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri. Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar”. (QS Al Ghosyiyah 1-7)

“Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia. Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih)” (QS Huud 105-106)

“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka)[1]. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim”. (QS Al-A’raaf : 41) [1]Maksudnya: mereka terkepung dalam api neraka
“Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman. Selain air yang mendidih dan nanah” (QS An Naba’ 24-25),
“Adzab yang paling ringan dineraka pada hari kiamat, adalah seseorang menginjak dua butir bara pada kedua telapak kakinya yang dapat merebus otaknya (HR.Atturmudzi)

“ Api yang biasa anak adam pakai adalah bagian dari tujuh puluh bagian api neraka jahannam (panas dineraka 70 kali lipat panas api dunia)”(HR Bukhori)

Seberapa lamakah kesenangan dunia ini akan kita nikmati bersama pasangan kita? Sudikah kita menukar kehidupan dunia yang sementara ini dengan kehidupan Akhirat yang kekal abadi?, Sebelum terlambat menyesali segala penentangan kita terhadap Alloh SWT di hari pembalasan kelak, mari kita senantiasa hidup dengan koridor aturan Alloh SWT baik dalam kehidupan pribadi, masyarakat, bangsa dan negara. Semoga Alloh senantiasa memberikan kepada kita taufiq untuk istiqomah dijalanNya. WALLOHU A’LAM.

WABILLAHI TAUFIQ, WA SHOLLALLOHU ’ALA NABIYYINAA MUHAMMADIN WA ’ALAA AALIHII WA SHOHBIHI. (guswan)

About Bimo

Pelajar hari ini pemimpin esok hari

Posted on 4 February 2010, in Konsultasi and tagged . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. ass…
    kalau masalah saya uztad..
    saya cowok..bolehkah saya menikah dengan wanita non muslim?

  2. ada beberapa pndapat klu lelaki muslim dpt menikah dgn wanita non muslim, tapi klu bs mnikahlah dgn sesama muslim. antum cari sj refrensi dan brtanya kpd ustadz biar antum mrasa lbh jlas mantap,,,,tapi klu mnurut sy tdk bleh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: