Gila Online

Gila online sebenarnya adalah istilah untuk menggambarkan kondisi kejiwaan seseorang yang benar-benar teracuni alias kecanduan dunia maya. Walau bukan seperti orang gila yang lupa ingatan. Gila online sering kali membuat korbanya lupa waktu, ibadah, dan keluarga. Bayangkan saja, waktu menjadi hal  biasa yang hilang saat tangan telah menekan tombol-tombol huruf ponsel atau keyboard dalam rangka facebook-an. Perioritas  hidup untuk ibadah pun menjadi hidup untuk chatting-an. Dan posisi keluarga yang selalu setia menemani sejak kecil tergeser oleh para sohib mayanya di dunia antah berantah.

Pedang Dunia Maya

Harus diakui bahwa penggunaan fasilitas internet dewasa ini cenderung mengikuti jalur negatif. Ibarat pedang, internet sekarang lebih banyak digunakan untuk membunuh korban nggak berdosa daripada membela kehormatan orang-orang tertindas. Ini didasarkan pada merebaknya berbagai kasus kejahatan yang merebak di dunia maya. Dari penculikan hingga prostitusi, dunia maya menjadi corong kejelakan yang yang efektif yang melakukan tindakan itu. Dan lagi-lagi banyak menjadi korbannya adalah remaja. Naudzubillah mindzalik

Tentu kita masih ingat dengan musibah yang menimpa beberapa remaja putri di berbagai pelosok negeri. Ada yang di culk setelah kenalan di facebook. Ada pula yang tidak hanya di culuk tapi juga diperlakukan nggak senonoh (ih,,,,ngeri,,). Lalu, kita juga patut prihatin karena banyak pula yang menjadi korban penipuan. Bukan hanya tertipu secara materi tetapi ada pula tertipu secara non materi. Walau ada yang mendapat jodoh melalui jalur onlne, tapi ternyata bnayak juga yang bercerai karena jalur online Continue reading

Masalah Genetika di Al Quran

Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan, dari air mani, apabila dipancarkan (Surat an-Najm, 45-46).

Ilmu genetika, hingga beberapa waktu lalu, memperkirakan jenis kelamin ditentukan sel ibunya. Begitupun dipercaya bahwa jenis kelamin ditentukan sel jantan dan sel betina bersama-sama.

Benarkah? Alquran justeru memberikan penjelasan berbeda. Yaitu jenis kelamin laki-laki atau perempuan ditentukan sperma yang dipancarkan ke dalam kandungan.

Belakangan, perkembangan disiplin ilmu genetika dan biology molekuler, membenarkan secara ilmiah penjelasan pada Quran. Kini dipahami bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel sperma yang berasal dari laki-laki, dan perempuan, tidak memiliki peran apapun dalam proses ini.
Continue reading

Fisika + Kimia = Kenyataan Gaib

Untuk membayangkan bahwa materi memiliki wujud di luar otak adalah tipuan belaka. Penampakan yang kita saksikan sangat mungkin berasal dari sumber tiruan.

Hal ini dapat dipahami dengan contoh berikut. Pertama-tama, marilah kita anggap kita dapat mengeluarkan otak dari tubuh kita dan menjaganya agar tetap hidup dalam sebuah toples kaca. Lalu kita ambil komputer dengan beragam informasi yang dapat direkam di dalamnya. Terakhir, marilah kita masukkan sinyal-sinyal listrik dari semua data yang dapat memunculkan situasi seperti gambar, suara dan rasa ke dalam komputer ini.

Marilah kita hubungkan komputer ini dengan pusat penginderaan dalam otak kita menggunakan kabel elektroda, dan mengirim data yang telah terekam ke otak kita. Di saat otak kita merasakan sinyal-sinyal ini, ia akan melihat dan hidup dalam situasi yang dimunculkan sinyal-sinyal ini.

Dari komputer ini, kita juga dapat mengirim ke otak kita sinyal-sinyal tentang gambaran diri kita. Misalnya, kita dapat mengirim ke otak kita sinyal-sinyal yang berhubungan dengan indera penglihatan, pendengaran dan peraba yang kita rasakan ketika kita duduk di kursi. Dalam keadaan ini, otak kita akan menganggap dirinya sebagai seorang pebisnis yang sedang duduk di kantornya.

Dunia bayangan ini akan berlangsung selama rangsangan terus-menerus datang dari komputer tersebut. Kita tak pernah menyadari bahwa kita hanya terdiri dari otak. Continue reading

Sifat Alam Tersurat di Quran

Di awal abad ke-20, ilmuan Jerman Alfred Wegener mengungkapkan, benua di bumi telah ditempatkan bersamaan dengan awal fase pembentukan bumi. Para ahli geologi memahami bahwa yang dikatakan Wegener adalah benar pada tahun 1980, setelah 50 tahun kematiannya.

Penemuan — yang dilakukan pada awal abad 20 — gerakan kerak bumi dijelaskan oleh para ilmuwan sebagai berikut. Kerak terluar bumi dengan ketebalan 100 km persegi, terbagi atas dua bagian: yang disebut sebagai semacam piringan. Ada 6 piringan-piringan utama, dan beberapa berukuran kecil.

Menurut teori yang disebut plate tectonics, piringan-piringan ini bergerak di atas bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Gerakan benua telah diukur yaitu 1 – 5 cm per tahun. Karena piringan-piringan tersebut terus-menerus bergerak, hal ini menyebabkan perubahan secara perlahan pada geografi bumi. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantik menjadi lebih lebar sedikit demi sedikit.

Fakta ilmiah itu, sesungguhnya telah tercantum pada Alquran. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. Begitulah perbuatan Alloh yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Surat an-Naml, 88)
Continue reading