Siapakah Orang Kafir Sebenarnya??


Assalamu’alaikum wr. wb.

Pak ustadz, saya mau tanya:

  1. Menurut bapak, apakah orang-orang Kristen (Nasrani) itu adalah orang-orang Kafir?
  2. Kalau seandainya orang-orang Nasrani itu adalah orang kafir, mengapa negara ARAB SAUDI (Kiblatnya ISLAM), justru banyak bergantung pada Amerika Serikat dalam urusan pengadaan senjata bagi negaranya?
  3. Benarkah Nabi ISA itu juruselamat? Soalnya, sepertinya Nabi Muhammad-pun mengakuinya dalam sebuah ayat di Qur’an.

Terima kasih untuk jawabannya.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Abdullah Mutakim

Jawaban :

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, Waba’du

  1. Kafirnya orang nasrani (kristen) sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, karena secara tegas Allah SWT telah menetapkannya di dalam kitab suci Al-Quran. Karena kafirnya orang nasrani telah ditegaskan oleh Sang Maha Pencipta, maka tidak ada opini lain kecuali memang mereka benar-benar kafir.Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam.” Katakanlah, “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?” Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Al-Maidah: 17)

    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS Al-Maidah: 72)

    Padahal Nabi Isa as sendiri tidak pernah mengajarkan siapapun untuk menjadikan dirinya sebagai tuhan. Hal itu telah dijelaskan di dalam Al-Quran Al-Kariem.

    Dan ketika Allah berfirman, “Hai ‘Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?’ ‘Isa menjawab, ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” (QS Al-Maidah: 116)

    Kafirnya nasrani bukan saja karena mereka mengatakan bahwa Nabi Isa adalah tuhan, melainkan mereka sudah keterlaluan ketika mengadopsi konsep trinitas dari agama paganis eropa ke dalam agama tauhid yang dibawa oleh Nabi Isa as. Padahal 2.000-an tahun yang lalu ketika nabi Isa a.s. mengajarkan agama yang dibawanya, sama sekali tidak dikenal konsep trinitas. Sebab agama yang dibawa beliau adalah agama tauhid yang memastikan bahwa tidak ada tuhan kecuali hanya Allah saja. Tuhan tidak beranak dan tidak diperanak. Namun para pendeta dan pemuka agama telah merusak kesucian agama nabi Isa a.s. dengan memasukkan paham keberhalaan Eropa kuno.

    Maka wajarlah bila di dalam Al-Quran Al-Kariem Allah SWT memvonis pengikut agama yang sudah rusak ini sebagai orang-orang kafir.

    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. (QS Al-Maidah: 73)

  2. Pemerintah Saudi Arabia yang banyak melakukan negosiasi dengan pemerintah Amerika sama sekali tidak ada hubungannya dengan status kekafiran orang nasrani. Kebijakan pemerintah Saudi sendiri juga bukan representasi dari sikap umat Islam secara keseluruhannya, melainkan hanya sebagai kebijakan politik sebagian kecil umat Islam saja.
  3. Nabi Isa itu sangat dihormati dan diakui eksistensinya oleh umat Islam. Buat umat Islam, Isa a.s. adalah seorang nabi yang diimani dengan sepenuh hati. Bahkan lebih dari nabi-nabi yang lainnya, karena umat Islam nanti akan bertemu dengan beliau di akhir zaman, di mana beliau memang akan muncul menjadi pembela Islam, meruntuhkan salib dan gereja serta meluruskan semua bentuk penyimpangan yang telah dilakukan oleh para pemuka agama nasrani selama ini.Beliau memang juru selamat bagi orang nasrani yang mau mengikuti koreksi dan pelurusan yang akan dilakukannya. Namun akan menjadi hujjah yang memalukan buat para pemuka dan pemeluk nasrani yang dengan sepenuhnya sadar bahwa selama ini mereka telah melakukan berbagai macam penyimpangan dalam agama.

    Bila saat yang ditunggu-tunggu telah datang, nabi Isa akan menjadi pembela Islam, shalat menghadap ka’bah, melakukan ibadah haji di Mekkah dan akan menjalankan syariat Islam sesuai yang tertera di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Pendek kata, beliau akan datang sebagai seorang muslim 100%. Namun bukan dalam kapasitas sebagai seorang nabi, karena tidak ada lagi kenabian sesudah kenabian Muhammad SAW.

    Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al-Ahzab: 40)

Wallahu a’lam bish-shawab,
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

About these ads

About Bimo

Pelajar hari ini pemimpin esok hari

Posted on 26 February 2010, in Konsultasi and tagged . Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. My Lord is Jesus/Jeshua, not Eshoo…

  2. Masih mending kalau isi Quran begini : Kafirlah yang menuhankan Yesus…. eeeee,… kok malah isinya : kafirlah yang menuhankan Eshoo…..

    Mana ada orang Kristiani menuhankan Eshoo….. ada-ada aja kanjeng nabi ini… hehehehe….. Dibalik penolakan nama Yesus tentu juga penolakan terhadap YHWH, Tuhan yang diwahyukan dalam kitab sebelumnya, karena ada susunan nama YHWH ada dalam nama Yesus.

    Lebih aneh lagi disebut kafir karena menolak Allah swt… karena mengingat status Islam sebagai kelanjutan ajaran sebelumnya.

  3. Karena kecintaan yang benar kepada ajaran Yesus yang benar, bukan ajaran Ikan PAUS yang berfikir dengan dengkulnya. maka masuklah umat kafir kristian dalam agama Islam.

    Buka: http://islamisasi.com/masuk-islam-karena-cinta-yesus/

  4. umat islam akan bertemu Isa putera maryam… lho kog bukan bertemu muhammad atau allah swt? umat islam mengakui yg mengadili adalah ISA putera maryam. siapa yg berhak mengadili para nabi jika dia DIsejajarkan dengan nabi. siapa yg bisa lebih adil selain dari Allah itu sendiri. JIKA YESUS YG berhak mengadili di akhir zaman. artinya YESUS= ALLAH.

    bacaan lain.
    http://www.sarapanpagi.org/barangsiapa-mentuhankan-isa-maka-kafirlah-ia-vt861.html

  5. [Qs 4:159]Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

    Qs 39: 69]
    Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.

    [Qs 4 : 41]
    Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)

    [Qs 4:41] mengatakan bahwa masing-masing umat didatangkan saksi,ini berkaitan dengan saksi-saksi yang akan ditampilkan Allah Ta’ala pada hari Penghakiman

    Nabi Isa hanya sebagai saksi hanya untuk bani israil ,,,termasuk 12 suku israel……kalau Nabi Muhamad hanya sebagai saksi umat Islam ,,,,,,,,,,kalua Kristen tidak ada saksinya,langsung Go to HELL ,,,Hell ,,,Helluluya

  6. ISLAM & MUSYRIKIN & KAFIR

    Firman Allah :
    Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu,maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah,kemudian hantarkanlah ia ke tempat yang aman baginya.Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.
    (At-Taubah : 6)

    Orang musyrikin ialah mereka yang menyembah selain kepada Allah,mereka terdiri daripada penyembah berhala dan juga mereka yang tidak beragama serta mereka yang tidak mempercayai keujudan Tuhan.
    Mereka ini bukanlah orang kafir seperti yang seringkali dilabelkan.
    Orang India dan orang Cina yang menganuti agama Hindu dan Budhha adalah di antara orang musyrikin yang ada berhampiran dengan kita.
    Mereka ini adalah golongan yang tidak mengetahui hakikat kebenaran iaitu kebenaran tauhid kepada Allah yang diberikan kepada orang Islam.
    Orang Islam diberikan kitab Al-Quran,iaitu kitab paling sempurna yang Allah turunkan.
    Kehidupan orang Islam yang berpandukan Al-Quran ditagih sebagai model untuk orang musyrikin menyakini kebenaran Islam dan sekaligus memeluki agama Islam.

    Ramai manusia tersalah definasi antara orang musyrikin dan orang kafir kerana beranggapan orang kafir itu adalah terdiri daripada ahli Kitab dan orang musyrikin.
    Mereka keliru dan tersalah tafsiran maksud sebenar ayat Al-Quran di bawah ini,menjadikan mereka tidak dapat memahami keseluruhan isi kandungan Al-Quran sepertimana yang Allah maksudkan.

    Firman Allah :
    Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam,mereka kekal di dalamnya.Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
    (Al-Bayyinah : 6)

    Berpandukan ayat di atas,golongan yang akan masuk ke dalam neraka adalah daripada dua golongan yang berbeza,iaitu :
    1 – Ahli Kitab,yakni orang kafir.
    2 – Orang musyrikin.

    Firman Allah :
    Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik,walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya),sesudah jelas bagi mereka,bahawasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.
    (At-Taubah : 113)

    Berpandukan ayat di atas,dapat kita fahami bahawa hanya Allah yang tahu samada orang musyrikin itu berdosa ataupun tidak,begitu juga perihal neraka.
    Ini adalah kerana hanya Allah jugalah yang tahu samada sampai atau tidak dakwah tauhid atau Islam kepada mereka.
    Kita,bahkan Nabi sekalipun tidak boleh mengatakan siapa di antara orang musyrikin itu sebagai ahli neraka walaupun jelas kepada kita akan peribadi dan akhlaknya memang ahli neraka.

    Firman Allah :
    Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
    (Al-Isra’:15)

    Firman Allah :
    Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri pun,melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan untuk menjadi peringatan.Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
    (Asy-Syu’ara : 208-209)

    SIAPAKAH ORANG KAFIR..???

    Orang kafir ialah mereka yang mensyirikkan Allah sekaligus menyebabkan keimanan mereka terbatal.
    Menduakan Allah melalui perbuatan syirik yang nyata dan juga syirik yang terlindung iaitu amalan bid’ah menjadikan mereka kafir tanpa mereka sedari.
    Mereka dikatakan sebagai orang yang mendustakan kitab turunan Allah.
    Mereka juga adalah orang yang berpaling daripada Rasul yang diutuskan untuk mereka.

    Orang kafir boleh dibahagikan kepada dua golongan iaitu:
    1) Orang kafir yakni ahli Kitab daripada Bani Israel.
    2) Orang kafir yakni yang telah diberi nikmat iman dan Al-Quran.

    ORANG KAFIR AHLI KITAB.
    Ahli kitab adalah orang kafir daripada kaum Bani Israel yang boleh dikategorikan kepada dua kumpulan iaitu :
    1)Ahli Kitab ketika Nabi Musa :Iaitu yang diberikan kitab Taurat tetapi mereka mendustakannya dan mengubahsuai kitab tersebut dan menjadikan mereka kafir.Seterusnya mereka membuat agama Yahudi.
    2)Ahli Kitab zaman Nabi Isa :Iaitu yang diberikan kitab Injil,tetapi mereka mendustakannya dan mengubahsuai kitab tersebut dan menjadikan mereka kafir.Seterusnya mereka membuat agama Kristian.
    *Meskipun mereka terdiri daripada dua fahaman yang berbeza,mereka dinamakan dengan satu gelaran iaitu ‘Orang Kafir Dari Ahli Kitab.’

    ORANG KAFIR YANG TELAH DIBERI NIKMAT IMAN DAN AL-QURAN

    Tiadalah seburuk-buruk kekafiran dan kejahatan melainkan mereka yang telah diberikan nikmat iman tetapi kemudiannya menjadi KAFIR akibat mendustakan Al-Quran serta berpaling daripada Nabi Muhammad s.a.w.
    Menjadikan mereka itu sehina-hina manusia yang pernah ujud di muka bumi,melebihi kekafiran dan kejahatan ahli Kitab.
    Perbuatan syirik yang nyata dapat disedari oleh pelakunya untuk bertaubat dan kembali semula ke dalam Islam.
    Malangnya apabila syirik disebabkan berbuat bid’ah yang biasanya terlindung iaitu beribadat tidak mengikut cara dan apa yang telah Allah syariatkan melalui Al-Quran dan Nabi s.a.w.
    Bid’ah adalah bencana terbesar bagi umat Islam kerana kafirnya mereka hanya mereka ketahui apabila mereka dihadapkan depan Allah di Padang Mahsyar nanti.
    Mereka akan diberitahu bahawa sesungguhnya mereka telah pun menjadi kafir ketika masih hidup di dunia lagi.

    Di bawah ini adalah sebahagian daripada ayat-ayat Al-Quran yang sekian banyak menceritakan perihal manusia yang menjadi kafir setelah Allah kurniakan nikmat iman kepada mereka.
    Di bawah ini juga terdapat hadis Nabi s.a.w tentang larangan berbuat bid’ah.

    Firman Allah:
    Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kalian agama kalian dan telah Ku cukupkan kepada kalian nikmat Ku dan telah Ku redhai Islam itu menjadi agama bagi kalian.
    (Al-Maa’idah: 3)

    Rasulullah s.a.w bersabda:
    Jauhilah perkara-perkara yang baru,kerana sesungguhnya setiap yang baru adalah perbuatan bid’ah ( perkara baru dalam agama) dan setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan di dalam neraka.
    (H.R-Abu Daud,Tirmidzi,Ibnu Majah,Ahmad..Disahihkan oleh Tirmidzi dan Al Hakim – Al Mustadrak dan juga Al Albani – Al Ghalil)

    Dari lbnu Sa’id al-Musayyib r.a :
    Bahawa beliau pernah melihat seseorang melakukan solat sunat lebih dari dua rakaat setelah terbit fajar,lalu beliau melarangnya.Maka orang itu berkata: “Wahai Sa’id,apakah Allah akan menyiksaku kerana solatku ini..?”.Beliau menjawab: “Tidak,akan tetapi Dia akan menyiksamu kerana kamu telah menyalahi sunnah..”.
    (Shahih: HR Baihaqi dalam “As Sunan Al Kubra” II/466..Khatib Al Baghdadi dalam “Al Faqih wal mutafaqqih” I/147,Ad Darimi I/116)

    Firman Allah :
    Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai…
    (Al A’raaf: 205)

    Firman Allah :
    Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin,Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam,dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.
    (An-Nisa: 115)

    Firman Allah :
    Ikutilah apa yang diturunkan kepada mu dari Rabb mu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya.
    (Al-A’raaf: 3)

    Firman Allah :
    Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepada mu tentang orang-orang yang paling merugi amal perbuatannya..??Iaitu orang-orang yang telah mensia-siakan amal perbuatannya ketika hidup di dunia,sedangkan mereka menyangka bahawa sebaik-baik amal perbuatan telah pun mereka kerjakan..
    (Al-Kahfi:103 & 104)

    Di bawah ini adalah perkara BESAR ketika umur sampai ke bilangan angka 40 tahun yang kebanyakan orang Islam abaikannya.Ini diibaratkan borang rasmi ‘akur janji’ :

    Firman Allah :
    Setelah dia besar sampai ke peringkat dewasa kematangannya dan sampai umurnya ke empat puluh tahun,berdoalah dia dengan berkata:
    “Wahai Tuhan ku,ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmat Mu yang Engkau kurniakan kepada ku dan kepada ibu bapa ku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redhai dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam jiwa zuriat keturunan ku.Sesungguhnya aku bertaubat kepada Mu dan sesungguhnya aku dari orang-orang Islam.”
    (Al-Ahqaf:15)

    Firman Allah :
    Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir,kemudian beriman,kamudian kafir lagi dan kemudiannya bertambah kekafirannya,maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka dan tidak menunjukkan mereka kepada jalan yang lurus.
    (An-Nisa : 137)

    Iman >> Kafir (bid’ah) >> Iman (40 thn,taubat) >> Kafir (bid’ah semula) >> akan bertambah kekafirannya…

    Kajilah Al-Quran kerana Al-Quran itu jelas.Moga setiap orang akur bahawa bid’ah bukanlah perkara kecik,melainkan ianya adalah bom jangka yang maha dahsyat letupannya apabila tiba masanya.

    “Allah Hanya Bagitahu,Hanya Yang Ingin Tahu”
    Sekian Terima Kasih..

    ~addin~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: